Rabu, 25 Juni 2014

Intinya Harus Jujur!

Waspadalah !!


Pacaran itu memang harus saling mengerti, saling perhatian, setia, bahkan harus saling jujur ya! Karena semua itu sangat penting, apalagi dengan kejujuran.
Dulu peristiwa ini mungkin anda semua pernah mengalami hal serupa seperti saya ini.

Jadi begini ceritanya ...

Dulu 2 atau 3 tahun lalu, saya berpacaran dengan seseorang perempuan yang berinisial "S". Dia itu menurut saya cantik, lucu, baik, perhatian. Dia bisa nerima saya apa adanya, orang nya ga neko-neko, saya mau ini itu dia kasih, yah pokoknya dulu itu idaman banget, saya berpacaran sama si "S" ini sejak tanggal 23 Januari 2011. Hubungan lancar sampai tahun berikutnya, Anniversary pertama pun sukses :)

Kemudian lama-lama hubungan ini makin berjalan sukses, seperti apa yang saya harapkan, saya mulai bisa dekat dengan keluarga si "S" ini. Keluarganya baik banget, apalagi Ibunya TOP BGT teh.

Makin kesini saya semakin leluasa buat malam mingguan dan juga ketemuan, ya meskipun cuma ke rumahnya saja, tapi untuk mengobati rasa kangen itu udah lebih dari cukup.
4 Bulan kemudian, masalah menerpa sering sekali tiap hari itu berantem terus sama si "S" ini, entah kenapa saya juga bingung. Sempat saya ingin tukaran HP dengan pacar saya, tapi dia menolaknya. Disaat itu saya mulai ada rasa curiga, takutnya dia ga jujur sama saya selama ini. Saya tak berhenti begitu saja, saking saya penasarannya sampe-sampe teman-teman sekolahnya pun saya tanya-tanyain takutnya dia mempunyai selingkuhan.
Hari demi hari saya lewati dengan masalah yang juga selalu menerpa hubungan saya ini, pada suatu hari di saat itu HP nya mendadak rusak, lemot gitu lah. Kebetulan saya bisa lah memperbaiki HP yang lemot begitu. Nah pacar saya pun memberikan HP nya kepada Ibu nya agar di services ke counter HP, tpi Ibu nya malah memberikannya kepada saya.
Kebetulan saya bisa memperbaiki HP.
Di saat itu pun saya perbaiki HP nya, tak sengaja saya membuka pesan-pesannya, sampai ke draft nya juga, dan saya menemukan pesan yang isinya itu percakapan tentang seorang cowo yang nembak ke pacar saya. Saat itu saya langsung kaget, dan ngerasa bahwa sms itu cuma salah kirim atau bukan untuk pacar saya.
Ke esokan harinya, HP nya saya kasih lagi ke Ibu nya dan Ibunya memberikan HP nya ke pacar saya. Kemudian kembali seperti biasa saya smsan dengan pacar saya, saya juga sempat curiga dan penasaran akan sms itu. Iseng-iseng saya juga ngesms ga jelas gitu ke pacar saya. "Yang , Ayang ga ngeduakan ? Ayang ga selingkuh kan ?"
Dia pun menjawab dengan cepat , "Iya Sayang, Engga kok tenang aja, harus percaya dong udah pacaran 1 tahun lebih masa selingkuh"
Tapi saya tetap tidak percaya dengan jawaban itu, kemudia saya pun menanya-nanyakan lagi kepada teman-teman sekolahnya apakah pacar saya selingkuh atau engga, dan ternyata ada salah seorang temannya yang mengobrol sama saya,
"Eh de maaf mau nanya , si "S" itu ga ngedua kakak kan ?"
temannya pun menjawab..
"Loh,, kak bukannya kakak udah putus katanya si "S" mah ?"
"Belum mereun de, kakak belum putus"
"Kalo ga putus terus kenapa si "S" jadian sama si "H" ?
"Jadian sama siapa !!??"

Saya pun kaget akan jawaban dari temannya itu, namun itu menurut saya informasi yang belum akurat, jadi saya memutuskan untuk menanyakannya langsung kepada pacar saya.

"Yang, Ayang ngedua ya ? Jujur aja we?"
"Hmm, engga kok. Kata siapa ih?"
"Ahh ngaku aja we atuh, jujur deh!"
"Hmm, klo ayang ngedua emang mau apa?"
"Ya ayang langsung mau minta putus lah, emang siapa mau yang di duain coba ?!!!"
"Hmm iya , yang maaf, ayang ngeduain yang "
"Oh yaudah kita putus !"

Dan saya pun putus dengan pacar saya, tapi esok hari nya dia itu putus dengan selingkuhannya karena dia ingin balikan sama saya, sekalian dia minta maaf.
dan saya pun bersedia untuk balikan lagi dengannya.

Tapi kesini makin kesini sampe tahun depan nya, dia malah sering mendua, tpi tetap saja dia tidak mau putus dengan saya, ya saya emang udah terlanjur cinta sama dia, jadi dia ngedua terserah dia lah.
Dan pada bulan Agustus 2013 kemarin saya memutuskan untuk mengakhir hubungan saya dengan si "S" ini. Karena saya sudah tidak tahan oleh sikapnya yang suka mendua itu!

Cantik, Baik, Lucu, Setia, Berkerudung, Perhatian itu semua tidak menjamin akan langgeng nya hubungan pacaran apabila tidak JUJUR :)

----------------
Intinya sob ! berkata jujur itu kadang menyakitkan bila kita sudah berbohon sebelumnya.
Tetapi berkata jujur itu lebih baik walaupun akan ada dampat sakit hati nya kepada seseorang.


- Giant

Tidak ada komentar:

Posting Komentar